Kenapa puasa Daud dikatakan puasa yg paling disukai Nabi dan apakah hadis tersebut (Lu’lu’ wal Marjan Hadis Nomer 720) menyiratkan bahwa puasa sunnah secara syariat yg paling tinggi adalah puasa Dawud? 

Spread the love

Demikian merupakan salah satu pertanyaan yang di ajukan kepada pemateri presentasi Gus Fikih Umam Ubaidillah pada mata kuliah Hadis Tarbawy 2 yang dibimbing oleh ustadz Muhtadi. S. Ag. M. HI.

Adapun Jawaban pemateri adalah sebagai berikut: “Kalo membahas tentang kesunnahan berarti masuk dalam bab fadhilah keutamaan. Lalu ketika ada kata ahbaabu, khoiru dsb, yang merupakan isim tafdil ini tidak berarti menafikan bahwa yang lain berada di posisi bawahnya. Kata Ahbaabu, Khoiru ..menunjukkan bahwa dalam suatu amalan tersebut ada nilai plus dari Allah SWT. Secara redaksi yang paling dicintai kalau secara ma’nawiyah nilai plus yang menunjukan sifatnya ibadah tersebut atau Li ajli washfi bi khususis sabab yakni Allah cinta Karena sifat puasa adalah bisa menekan kondisi kita untuk menekan tarkul ma’ashi, Bukan berarti Puasa Dawud yang paling dicintai”.

Kemudian Ustadz Muhtadi menanggapi jawaban pemateri Gus Fikih Umam Ubaidillah mahasiswa semester lima sekaligus santri dari pondok pesantren Hamalatul Qur’an dengan menerangkan bahwa bisa saja hadis tersebut termasuk dalam bab “At Tarhib wat targhib” dari sisi “at targhib”-nya sebagai motivasi agar orang senang melakukan ibadah tersebut. Ustadz Muhtadi Juga melanjutkan “Tapi mungkin maksud pertanyaan tadi juga bisa meminta apakah ada bukti secara ilmiah atau penelitian sehingga Allah menyebutkan bahwa Puasa Dawud adalah puasa yang Paling Baik. Mungkin karena ibarat tubuh manusia itu seperti mesin jadi adakala nya perlu istirahat dahulu seperti orang ketika mau operasi diharuskan puasa dahulu”.

Jadi kesimpulannya Puasa Dawud adalah puasa yang dicintai Allah tetapi secara ma’nawi tidak merendahkan atau melebihi puasa yang lainnya sedangkan hadis tersebut merupakan hadis dalam hal “at targhib” yakni sebagai motivasi untuk mengamalkannya.

 

Wallahu a’lam bis showab

 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top