Pada tanggal 12-13 Februari 2025 di UIN Sunan Ampel 0, tim LKTIQ (Lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an) dari prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Universitas Darul ‘Ulum (UNDAR) Jombang mengikuti final dalam cabang perlombaan Karya Tulis Ilmiah tingkat se- Pulau Jawa yang diadakan oleh HIMA Prodi IAT UINSA. Hal ini bermula setelah sepekan sebelumnya dinyatakan lolos melaju ke babak final 10 besar melalui uji ilmiah kepenulisan.
Dalam babak final kali ini, melalui serangkaian uji presentasi dan tanya-jawab bersama dewan juri, alhamdulillah tim yang beranggotakan Hamdan Al Masruri (semester 7), Nila Chusbyah (semester 7), dan Mariska Nirmala Dewi (semester 5) berhasil mendapatkan juara kedua. Dengan membawa riset berjudul “Pemanfaatan Prompting Meta AI Berbasis Whatapps Sebagai Konten Esai Al-Qur’an pada Website Ngajitafsir.com”, sukses menggeser kompetitor lainnya.
Perlu diketahui perjuangan ketiga mahasiswa ini bukanlah melalui pengalaman sekali coba. Tercatat perlombaan kali ini merupakan upaya kelima kalinya setelah pada pengalaman pertama hanya berhasil menempati posisi terbaik keenam di event fesQur ( festival Qur’ani) tingkat Nasional tahun 2023 lalu. Dilanjutkan dengan pengalaman-pengalaman berikutnya di IAIN Kediri, IAIN Kudus, fesQUR 2024, dan yang ke-lima ini dalam event MUSYTAQ UINSA Surabaya 2025 KTI se Pulau Jawa yang sukses berhasil memperoleh Juara Ke 2. Ini artinya Dalam mencapai kesuksesan selalu ada proses, dan proses itulah yang sesungguhnya menjadi point dan nilai terpenting.
Ditemui secara terpisah, dosen pembimbing yang memiliki pengalaman mengikuti konferensi Internasional AICIS selama tiga kali ini kemudian melaksanakan evaluasi secara menyeluruh. Salah satunya adalah berupaya melakukan intervensi dalam hal tawaran ide dan topik masalah penelitian yang perlu diajukan dalam perlombaan. Hal ini mengingat jangkauan pengetahuan dan wawasan mahasiswa belum sepenuhnya update dengan isu-isu aktual terkini yang berhubungan al-Qur’an dan tantangan kontemporer.
Akhirnya, semoga raihan yang tidak seberapa ini tidak menjadikan mahasiswa dan SDM yang ada untuk cepat berbangga. Sebaliknya dengan tetap fokus pada perkembangan dan proses yang dijalani sebagaimana menjadi ajaran Trisula UNDAR. Terima kasih diucapkan kepada para civitas akademika UNDAR dan segenap dosen yang turut mengantar keberhasilan mereka.